Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar pada pengertianmu sendiri. (Amsal 3:5)
Hidup sering membawa kita pada situasi yang tidak selalu kita mengerti. Ada saat ketika rencana tidak berjalan seperti yang diharapkan, keadaan berubah begitu cepat, dan jawaban yang kita nantikan seakan belum datang. Dalam kondisi seperti itu, manusia cenderung mengandalkan logika, kekuatan sendiri, bahkan menjadi gelisah.
Namun Firman Tuhan mengingatkan kita untuk percaya kepada-Nya dengan segenap hati. Percaya bukan berarti kita selalu memahami jalan Tuhan, tetapi percaya berarti tetap melangkah dalam iman meski kita belum melihat hasilnya.
Tuhan melihat apa yang tidak kita lihat. Ia memahami masa depan kita lebih dari kita memahami hari ini. Ketika kita menyerahkan hidup kepada-Nya, Tuhan sedang membimbing setiap langkah menuju rencana-Nya yang indah.
Hari ini, jangan biarkan berkoar-koar merampas kedamaian sejahtera saudara. Tetap tenang, tetap setia, dan tetap percaya. Di balik setiap proses, ada tangan Tuhan yang sedang bekerja.
Iman yang sejati tidak terlihat saat semuanya jelas, tapi saat kita tetap percaya meski belum melihat.
Selamat beraktivitas dan tetap semangat.
Salam hangat dari Perwira Kapernaum
Tuhan Yesus memberkati!